Sign up for PayPal and start accepting credit card payments instantly.
Showing posts with label PC Problem Solving. Show all posts
Showing posts with label PC Problem Solving. Show all posts

Bagaimana Cara Menghapus Google Search Engine Sidebar Pada Google Terbaru (Updated)

Category : Labels: , , , , , , ,

Google Sidebar

Mungkin anda sudah mengetahui kalau mesin pencari Google mendesain ulang stylenya. Ini dimaksudkan agar user lebih mudah dalam melakukan pencarian. Tapi bagi sebagian orang termasuk saya (ehehe) merasa kurang nyaman dengan tampilan Google yang baru ini yang memiliki sidebar pada bagian kiri hasil pencarian.
Bila anda memiliki perasaan yang sama dengan saya, ada cara yang dapat anda gunakan untuk menghilangkan (menyembunyikan tepatnya) sidebar google itu.

Caranya
Adalah dengan menggunakan script dari userscript. Cara ini dapat bekerja dikebanyakan browser yang support javascript seperti halnya Firefox, Opera, Chrome, Safari. Pengguna Firefox akan membutuhkan greaseymonkey yang sudah terinstal dalam browser untuk dapat melakukan hal ini. 

Download dan Instal Script dari Sini
Read More

ERROR 404 PAGE NOT FOUND : Mengenal HTTP Status Kode

Category : Labels: , , , , , , ,

Page Not Found

Mungkin, sebagian orang atau semua sudah mengenal atau tepatnya mengetahui apa itu ERROR 404 PAGE NOT FOUND. Error 404 Page Not Found merupakan sebuah pesan atau respon yang ditampilkan browser bila request atau permintaan client kepada web server yang dituju mengalami suatu masalah atau kendala. ERROR 404 Page Not Found merupakan salah satu kode dari sekian banyak HTTP Status Kode yang berbeda. Dalam kode Error 404 Page Not Found menunjukkan bahwa halaman file/dokumen atau bagian (section) yang direquest oleh client sudah tidak berlaku atau hilang.

404 adalah kode status HTTP. Setiap kali anda mengunjungi suatu halaman web, komputer Anda akan meminta data dari server menggunakan HTTP, atau Hypertext Transfer Protocol. Sebelum halaman web ditampilkan dalam browser, web server mengirim HTTP header, yang berisi kode status. Tanpa kita ketahui, browser kita telah mengirimkan server header sendiri, yang berisi lebih banyak informasi tentang anda daripada yang anda pikirkan!

Untuk halaman web yang normal, statusnya adalah 200 OK. Tetapi anda tidak dapat melihat hal ini karena server menampilkan halaman. Hanya ketika anda menjumpai kesalahan baru anda dapat melihat kode status sebenarnya, seperti 404 page not found. 

Kode Status HTTP didirikan (dibangun) oleh World Wide Web Consortium (W3C) pada tahun 1992 sebagai bagian dari 0,9 HTTP specifications. Mereka didefinisikan oleh Tim Berners-Lee, orang yang sama yang sendirian menemukan web dan browser web pertama kali tahun 1990.

Berners-Lee menyamakan kode status HTTP dengan kode status FTP, yang sudah ada sejak tahun 1990; FTP specifications diresmikan tanggal 1985, meskipun FTP sebenarnya telah digunakan lebih lama lagi.

Lalu, apa arti dibalik angka 404 ?
Angka 4 nomor pertama menunjukkan kesalahan pada client. Server mengatakan bahwa anda telah melakukan sesuatu yang salah, seperti mispell URL (URL yang ingin diakses hilang atau sudah expired).

Angka 0 pada nomor kedua menunjukkan (mengacu) pada kesalahan sintax umum (syntax error). Ini bisa juga menandakan dalam melakukan kesalahan dalam ejaan.

Sedangkan angka 4 terakhir hanya menunjukkan kesalahan tertentu dalam kelompok 40x, yang juga mencakup 400: Bad Request, 401: Tidak Sah, dan lain sebagainya.

Menurut W3C, 404 page not found ini seharusnya hanya digunakan dalam kasus-kasus di mana server tidak dapat menemukan lokasi yang diminta dan tidak yakin statusnya. Jika halaman telah dihapus secara permanen, maka seharusnya menggunakan 410: hilang secara permanen. Tetapi siapa yang pernah melihat 410? selalu 404 Error Page lah yang ditemukan. Ternyata Server bisa tidak yakin juga yach.. ehehe.. bercanda.

Nah, dalam awal tulisan ini, saya sebutkan bahwa 404 Error Page merupakan salah satu dari sekian banyak kode status HTTP. Berikut kode-kode tersebut.

1xx Kode (100 - 102)
100 Continue (Melanjutkan)
Memberitahukan kepada client bahwa permintaan pertama telah sudah diterima dan seharusnya boleh melanjutkan ke sisa permintaan berikutnya. Dan mengabaikan bila permintaan telah terpenuhi.
101 Switching Protocols (Berpindah Protokol)
Memberitahukan klien bahwa server akan beralih ke protokol yang ditentukan dalam header pesan pada saat Upgrade selama sambungan saat ini.
102 Processing (WebDAV) (RFC 2518).
Dengan sebagai WebDAV (Web-based Distributed Authoring and Versioning) Request, memungkinkan banyak sekali sub request yang melibatkan banyak file-file operasi. Maka, ini akan membutuhkan banyak waktu untuk memproses permintaan (request) tersebut. Kode ini menunjukkan bahwa server sudah menerima dan memproses request atau permintaan client, tapi belum mendapatkan respon. Ini mencegah client terjadi timing out atau kehilangan koneksi (karena otomatis, bila client mengerti hal ini, maka langkah yang paling sering digunakan adalah dengan merefresh kembali proses untuk melanjutkan proses agar selesai).

2xx Success
200 OK
Merupakan respon standar dari server yang menunjukkan bahwa permintaan (request) yang dilakukan oleh client telah berhasil diterima, dimengerti, disetujui, dan diproses dengan sukses (berhasil). Hasilnya yang akan ditampakkan tergantung pada jenis request yang dilakukan oleh client.
201 Created
Permintaan berhasil dan sumber daya yang baru telah dibuat.
202 Accepted
Permintaan tersebut telah diterima untuk diproses, namun belum diproses. Dalam section ini, permintaan mungkin tetap atau mungkin juga tidak akan ditindak lanjuti. Karena bila ditindak lanjuti akan menjadi batasan saat proses sebenarnya terjadi.
203 Non-Authoritative Information (since HTTP/1.1)
Server sukses dalam memproses request, namun Meta informasi yang dikembalikan dalam isi-header ditetapkan bukan berasal dari server asal.
204 No Content
Permintaan berhasil, namun tidak memerlukan isi dari permintaan.
205 Reset Content
Permintaan berhasil tetapi User-Agent harus melihat ulang dokumen yang menyebabkan permintaan tersebut. Berbeda dengan kode 204.
206 Partial Content
Sebagian Request telah diterima oleh Client. Ini biasanya terjadi bila kita menggunakan perintah Wget untuk mengenable resume dalam transfer data atau dalam mendownload file dalam berbagai bagian secara simultant.
207 Multi-Status (WebDAV) (RFC 4918)
Isi pesan yang berikut adalah pesan XML dan dapat berisi sejumlah kode respon terpisah, tergantung pada berapa banyak sub-permintaan dibuat

3xx Redirection
Multiple Choices 
Sumber daya yang diminta memiliki beberapa kemungkinan, masing-masing dengan lokasi yang berbeda.
301 Moved Permanently
Sumber Daya yang diminta telah secara permanen dipindahkan kelokasi yang lain (URL yang lain).
302 – Found
Sumber daya yang diminta telah ditemukan di bawah URI yang berbeda namun klien harus terus menggunakan URI yang asli.
303 See Other (since HTTP/1.1)
Respon dari request telah ditemukan dibawah URL yang berbeda dan harus dapat diakses dengan menggunakan perintah GET.
304 Not Modified
Sumber daya belum diubah sejak terakhir direquest. Ini dapat menghemat bandwith dalam proses antara server dan client.
305 Use Proxy (since HTTP/1.1)
Sumber daya yang diminta hanya dapat diakses melalui proxy di lokasi yang ditentukan. Banyak HTTP Client pada saat tulisan ini dibuat (seperti browser Mozilla Firefox ataupun Internet Explorer) tidak menanggapi status kode seperti ini terutama dengan alasan untuk Keamanan.
306 Switch Proxy
Digunakan untuk masa yang akan datang (Cadangan).
307 Temporary Redirect (since HTTP/1.1)
Sumber daya / alamat sementara sudah dipindahkan ke URI yang berbeda. Klien harus menggunakan URI asli untuk mengakses sumberdaya tersebut di masa depan.

4xx Client Error
400 Bad Request
Syntax yang digunakan untuk merequest tidak dipahami oleh server.
401 Unauthorized
Permintaan membutuhkan otentikasi dari pengguna.
402 Payment Required
Digunakan untuk masa yang akan datang (Cadangan).
403 Forbidden
Server menolak untuk memenuhi permintaan tersebut.
404 – Not Found
Dokumen / file yang diminta oleh klien tidak ditemukan. Seperti yang telah dijelaskan pada awal tulisan ini.
405 Method Not Allowed
Metode yang diterapkan dalam Permintaan tidak diperbolehkan atau tidak didukung untuk sumberdaya ini.
406 Not Acceptable
Sumber daya yang diminta hanya mampu menghasilkan respon entitas yang tidak memiliki karakteristik konten seperti yang diminta.
407 Proxy Authentication Required
Permintaan pertama memerlukan otentikasi dengan proxy.
408 – Request Timeout
Klien gagal mengirimkan permintaan dalam waktu yang dibolehkan oleh server.  Atau menurut W3 HTTP specifications: "The client did not produce a request within the time that the server was prepared to wait. The client MAY repeat the request without modifications at any later time."
409 Conflict
Permintaan tidak berhasil karena adanya konflik di dari sumber daya.
410 Gone
Menunjukkan bahwa resource atau sumber daya yang diminta oleh client tidak terdapat lagi adanya. Namun berbeda dengan HTTP Status kode 404, client tidak diperbolehkan lagi untuk merequest lagi. Client seperti halnya mesin pencari harus menghapus resource (sumber daya) tersebut dari daftar index mereka.
411 Length Required
Server tidak akan menerima permintaan yang sah tanpa mengikuti ketentuan pada Content-Length header.
412 Precondition Failed
Prasyarat yang ditetapkan dalam meminta satu atau lebih Header adalah palsu.
413 Request Entity Too Large
Permintaan tersebut tidak berhasil karena permintaan melebihi besar dari yang diizinkan oleh server.
414 Request-URL Too Long
Permintaan tidak berhasil dilakukan, karena proses untuk mengakses URL terlalu panjang.
415 Unsupported Media Type
Permintaan tersebut tidak berhasil karena konten yang diminta tidak didukung oleh sumber daya.
417 – Expectation Failed
Harapan dalam permintaan Expect header tidak dapat dipenuhi oleh server.

Untuk selanjutnya saya tidak terlalu mengerti, jadi daripada ada kesalahan, lebih baik saya copy langsung dalam bentuk bahasa teknik aslinya. Silahkan diterjemahkan sendiri.
418 I'm a teapot

The HTCPCP server is a teapot. The responding entity MAY be short and stout. This code was defined as one of the traditional IETF April Fools' jokes, in RFC 2324, Hyper Text Coffee Pot Control Protocol, and is not expected to be implemented by actual HTTP servers.

421 There are too many connections from your internet address
422 Unprocessable Entity (WebDAV) (RFC 4918)

The request was well-formed but was unable to be followed due to semantic errors.

423 Locked (WebDAV) (RFC 4918)

Lokasi Sumber daya telah dikunci.

424 Failed Dependency (WebDAV) (RFC 4918)

The request failed due to failure of a previous request (e.g. a PROPPATCH).

425 Unordered Collection (RFC 3648)

Defined in drafts of "WebDAV Advanced Collections Protocol", but not present in "Web Distributed Authoring and Versioning (WebDAV) Ordered Collections Protocol".

426 Upgrade Required (RFC 2817)

The client should switch to a different protocol such as TLS/1.0.

449 Retry With

A Microsoft extension. The request should be retried after doing the appropriate action.

450 Blocked by Windows Parental Controls

A Microsoft extension. This error is given when Windows Parental Controls are turned on and are blocking access to the given webpage.

5xx Server Error
500 – Internal Server Error
Permintaan tersebut tidak berhasil karena mengalami kondisi yang tidak diharapkan oleh server.
501 – Not Implemented
Permintaan gagal karena server tidak mendukung fungsi yang diperlukan untuk memenuhi permintaan tersebut.
502 – Bad Gateway
Server menerima respon yang tidak valid dari upstream server ketika mencoba untuk memenuhi permintaan tersebut.
503 – Service Unavailable
Permintaan tidak berhasil karena server sedang down atau kelebihan beban.
504 – Gateway Timeout
Upstream server yang gagal mengirimkan permintaan dalam waktu yang dibolehkan oleh server.
505 – HTTP Version Not Supported
Server tidak mendukung atau tidak mengizinkan versi protokol HTTP dalam permintaan tersebut. 
506 Variant Also Negotiates (RFC 2295) 
Transparent content negotiation for the request, results in a circular reference. 
507 Insufficient Storage (WebDAV) (RFC 4918) 
509 Bandwidth Limit Exceeded (Apache bw/limited extension)
Status kode ini banyak digunakan di web server ini tidak termasuk (tidak dispesifikasi atau dijelaskan) dalam RFCs.
510 Not Extended (RFC 2774)
Further extensions to the request are required for the server to fulfill it. 
530 User access denied
Akses yang dilakukan User ditolak.

Semoga referensi ini bisa berguna.
Disadur, diterjemahkan, dan disederhanakan dari berbagai sumber, termasuk wikipedia.org
Read More

Mencari dan Mengetahui Device Driver Hardware Komputer Yang Belum Diketahui

Category : Labels: , , , , , ,

Biasanya, bila anda membeli suatu perangkat keras (dalam hal ini perangkat keras komputer yang biasa disebut driver) anda akan langsung mendapatkan software device driver hardware tersebut. Dan mungkin bila anda kehilangan software yang anda miliki, anda masih bisa mendownload driver tersebut dari situs vendor hardware ersebut melalui internet. Nah, masalahnya apakah anda tahu driver type dan versi berapa dan siapa vendor dari hardware tersebut bila anda ingin mencarinya. Tidak mungkin semua software driver support (cocok) untuk semua jenis peripheral (hardware) komputer. Jadi bagaimanakah anda cara Mengetahui dan Mencari lalu mendapatkan software device driver hardware komputer yang belum diketahui ?. Tentu saja anda dapat menggunakan berbagai macam software pencari device driver secara otomatis dari internet. Tapi bila anda malas untuk mendownload dan lalu menginstallnya dan mungkin saja hasilnya tidak valid, anda pasti akan merasa kecewa dan frustasi. Beginilah tipsnya.

Setiap perangkat (device) memiliki ID vendor dan ID device yang tertanam dalam perangkat masing-masing. Bila kita dapat mengetahui ID ini, kita dapat menemukan sesuatu yang kita cari (yang kita butuhkan). Di lingkungan Operating System Windows mudah sekali untuk mengetahui ID yang kita maksud ini.  Caranya:
  1. Buka Device Manager (Control Panel ►System►Hardware►Device Manager) atau bisa juga melalui klik kanan My Computer ►Properties►Klik tab Hardware►Klik tombol Device Manager.
  2. Hardware (perangkat keras) komputer yang belum dapat dikenali oleh OS, akan diberi tanda warna kuning dengan tanda tanya (?) dan juga dengan tulisan Unknown device.  Jadi sangat mudah sekali ditemukan.
  3. Klik kanan pada Device yang belum diketahui tadi dan klik Properties
  4. Di dalam window Properties klik tab Details dan pilih Device Instance Id dari kotak pilihan drop down
  5. Anda akan menemukan tulisan seperti berikut.
  6. PCI\VEN_8086&DEV_27DC&SUBSYS_30868086 &REV_01\4&1E46F438&0&40F0
  7. Artinya, kode yang ditunjukkan dengan warna merah itu merupakan ID Vendor atau pembuat device (perangkat) tersebut. Dan yang berwarna hijau, merupakan ID dari perangkat (device). Jadi seperti ini,
  8. Vendor ID = 8086
    Device ID = 27DC 
  9. Langkah selanjutnya buka website PCI DATABASE. Situs ini lumayan dikenal sebagai penyedia informasi mengenai perangkat. Dan cari data yang anda dapatkan tadi, ID Vendor dan ID Device. Setelah dapat anda pasti akan diarahkan langsung ke tempat mendownload software driver tadi.
Read More

MSCONFIG Cleanup (Membersihkan MSConfig Secara Manual)

Category : Labels: , , , ,

Seperti yang kita tahu, MSCONFIG dari Operating System Microsoft Windows adalah jalan untuk menghapus atau mendisable program - program dari OS tersebut yang akan dijalankan pada saat Windows startup. Ini pasti akan berpengaruh terhadap loading Windows pada saat berjalan pertama kali (start up).
CleanUp MSCONFIG

Ketika anda meremove suatu program dari daftar list MSConfig, anda akan merasakan perbedaan (kecepatan )pada komputer anda dengan kondisi sebelumnya setelah anda restart. Namun bila anda tidak merasakan perbedaan tersebut, kemungkinan PC anda terserang virus sangatlah besar. Selain itu, bisa jadi anda sudah me-uninstal program yang telah uninstal dari MSConfig sebelumnya, dan program tersebut belum sepenuhnya terhapus dari sistem anda. Jalan terbaik untuk menjaga hal tersebut tidak terulang atau tidak akan pernah terjadi adalah dengan membersihkan MSConfig anda, atau orang jauh disana menyebutnya CleanUp MSConfig.

Daftar program/ isi (Entries) dari MSConfig dalam komputer anda bisa dilihat dari, beberapa lokasi dalam registry editor anda berikut ini;

  • HKEY_LOCAL_MACHINE >> Software >> Microsoft >> Windows >>CurrentVersion>> Run
  • HKEY_CURRENT USER >> Software >> Microsoft >> Windows >>CurrentVersion>> Run
  • HKEY_CURRENT_USER >> Software >> Microsoft >> Windows NT >>CurrentVersion>> Run
  • HKEY_CURRENT_USER >> Software >> Microsoft >> Windows NT >>CurrentVersion>> Load
Dan program (entries) yang telah di-disabled terletak di

  • HKEY_LOCAL_MACHINE >> Software >> Microsoft >> Shared Tools >>MSConfig>>startupreg
  • HKEY_LOCAL_MACHINE >> Software >> Microsoft >> Shared Tools >>MSConfig>>startupfolder
Untuk menghapus program (entries) tersebut anda dapat masuk ke regedit.exe dengan jalan termudah melalui menu program RUN dan lihat pada bagian tersebut. Untuk diingat, anda jangan lupa untuk membackup Registry anda sebelum mengedit dan menyimpan hasil modifikasi anda. Dengan begitu, bila terjadi kesalahan, anda dapat mengembalikan ke bentuk semula.

Bila anda tidak terlalu yakin dengan apa yang anda lakukan, coba lakukan hal berikut;

  • Buka MSCONFIG dan klik pada tab Startup
  • Buka Regedit dan tuju ke HKLM >> Software >>Sharedtools>> MSCONFIG
  • Bandingkan item entries yang ada pada Registry Key pada Folder/ bagian Startupreg dengan yang ada dalam daftar tab StartUp MSConfig.
  • Buang atau delete item/entries yang tidak valid pada Registry Editor.

Sekali lagi, ingat, anda haru membackup Registry anda sebelum melakukan langkah - langkah diatas. Namun, bila anda tetap ragu, anda dapat mendownload software pembantu lain (pihak ketiga) untuk mengatasi masalah hal tersebut. Dan berhati - hatilah dalam memilih software, karena beberapa mengandung virus ataupun trojan yang bisa membahayakan keberadaan komputer anda.
Read More

Tips Mengatasi Script (Website Nakal) Important !

Category : Labels: , , ,

Malam -malam di hari hujan benar - benar hari yang gokil abis. Saat itu sedang nongkrong (chatting) di blognya Kang Rohman sang guru blogspot. Nah, saat itu teman blogger saya Mas Hidayatullah benar - benar mengajak bercanda dengan memberi link (upszz.. linknya nanti ditaruh dibawah saja biar pembaca tidak terkena dampak pada awalnya) . Hehe, Awalnya memang kebingungan juga mengatasi efek yang ditimbulkan dari script itu. Diam sejenak dengan perasaan tenang dan pikiran bekerja secara smart (weleh) memang dibutuhkan untuk saat - saat seperti ini. Kenapa ? iya sangat dibutuhkan., bayangkan saja anda sedang mengedit template anda dan kalau iseng - iseng terkena (mengklik) link tersebut, maka hancurlah karya anda. Untuk itu disarankan, bila sedang bekerja dalam coding dalam sebuah web browser, simpanlah sesering hasil editan anda.

Oke, langsung saja, bila anda tidak ingin menindih tombol enter anda dengan bata karena ulah dari website tersebut (kondisi bila sudah terklik), maka cara mengatasinya,
  1. Buka browser baru, misalnya browser anda yang pertama menggunakan mozilla firefox maka browser yang selanjutnya anda buka haruslah sama dengan yang pertama alias browser Mozilla Firefox juga. 
  2. Matikan (disable) fungsi Javascript pada browser anda. Misalnya di Mozilla Firefox, klik menu Tool ► Options ► Content ► Klik kotak centang (chekbox) Enable Javascript.
  3. Buka browser anda yang sebelumnya yang sudah terkena efek script gila tadi. Dan perhatikan pasti scriptnya akan berhenti mengerjai dan window kerja anda di browser sebelumnya akan selamat.
  4. Setelah itu hisupkan (Enable) lagi fungsi Javascript pada browser anda. 
  5. Terakhir, jangan pernah mengklik link dibawah ini bila tidak ingin terkena efeknya. Tapi, bila anda ingin mencobanya silahkan copy/ print/ catat/ ingat - ingat dengan betul terlebih dahulu langkah - langkah diatas tersebut untuk mengalahkan script gila itu.
Ini Link websitenya. Di rekomendasikan JANGAN di KLIK !


http://potodangambartelanjang.blogspot.com/

*Ini hanya keisengan belaka
Read More

Free Boot CD Repair Tool

Category : Labels: , , ,


Free BootCD Repair Tool. Sebuah software yang digunakan untuk mengatasi masalah anda seputar dunia per-PC-an. Seperti mengatasi kenakalan virus, data tidak sengaja terhapus, hardware error (bad sector pada harddisk,) System Error (missing boot loader, Partisi terhapus dan lain sebagainya.). Nah, di sini sebuah Free BootCD Repair Tool bisa ikut ambil bagian dalam mengatasi penyakit PC ini. Free bootCd ini memang gratis. Dan anda pun bisa dengan mudah untuk menggunakannya. Berikut beberapa daftar Free BootCD Repair Tool tersebut.

1. Hiren's BootCD 
Yang pertama, yang sudah dikenal banyak orang. Hiren's bootcd ini memang mempunyai banyak fitur yang bisa anda manfaatkan untuk mengatasi masalah PC. Seperti,

Partition Tools
  • Partition Magic Pro 8.05 Best software to partition hard drive
Backup Tools
  • ImageCenter 5.6 (Drive Image 2002) Best software to clone hard drive
Recovery Tools
  • Active Partition Recovery 3.0 To Recover a Deleted partition.
Testing Tools
  • Ontrack Data Advisor 5.0 Powerful diagnostic tool for assessing the condition of your computer 
 RAM (Memory) Testing Tools
  • GoldMemory 5.07 RAM Test utility
Hard Disk Tools
Hard Disk Diagnostic Utilities
  • Seagate Seatools Graphical v2.13b
  • SeaTools for Dos 1.10
  • Western Digital Data Lifeguard Tools 11.2
  • Western Digital Diagnostics (DLGDIAG) 5.04f
  • Maxtor PowerMax 4.23
  • Maxtor amset utility 4.0
  • Maxtor(or any Hdd) Low Level Formatter 1.1
  • Fujitsu HDD Diagnostic Tool 7.00
  • Fujitsu IDE Low Level Format 1.0
  • Samsung HDD Utility(HUTIL) 2.10
  • Samsung Disk Diagnose (SHDIAG) 1.28
  • Samsung The Drive Diagnostic Utility (ESTOOL) 3.00g
  • IBM/Hitachi Drive Fitness Test 4.16
  • IBM/Hitachi Feature Tool 2.15
  • Gateway GwScan 5.12
  • ExcelStor's ESTest 4.50
  • MHDD 4.6
  • WDClear 1.30
  • Toshiba Hard Disk Diagnostic 2.00b

  • HDD Regenerator 1.71 to recover a bad hard drive
Dan masih banyak lagi lainnya. Silahkan menuju ke web resminya langsung untuk mendapatkan info dan softwarenya. Free BootCd yang satu ini berbasiskan DOS sebagai system utamanya. Kelemahannya, karena bootcd yang satu ini menggunakan DOS sebagai system utama, maka tool ini hanya bisa digunakan untuk merepair PC dengan system windows saja. Dan untuk diperhatikan, anda harus memiliki kapasitas RAM (Random Acces Memory) minimal 64Mb agar bisa berjalan dengan baik untuk digunakan sebagai drive sementara.
Download : HirenBootCD
Yang kedua ini memang kurang populer dari 'saudaranya' Hiren's BootCD di kalangan repairman indonesia. Tapi, jangan anggap enteng pada yang satu ini. BootCd yang satu ini bisa juga mempunyai banyak fitur yang bisa anda manfaatkan untuk merepair PC anda. BootCD ini support dua Operating System yaitu Linux dan Windows, karena BootCd tool ini menggunakan OS linux sebagai system utamanya. Seperti kita tahu, OS linux dapat membaca OS Windows. Kekurangan yang mungkin menjadi kendala bagi pengguna untuk menggunakan software ini adalah masalah antarmuka (interface). Walaupun antarmukanya terbilang sama dengan Hiren's karena memang tidak bisa beroperasi secara multitasking.
Download : Softpedia

Dilihat dari namanya pasti sudah dapat ditebak untuk apa sebenarnya BootCd tool yang satu ini. Tentu saja bootcd yang satu ini dikhususkan untuk OS Windows seperti halnya Hiren's.
Download : Softpedia

4. Bart PE
Nah, untuk yang terakhir ini mempunyai fitur yang cukup berbeda karena bootCd tool ini bisa melakukan proses multitasking dan mempunyai interface (antarmuka) yang sama dengan antarmuka OS Windows (karena memang mengambil system interface dan sedikit system utama dari OS Windows untuk berjalan). Anda bisa menambahkan sendiri tool yang anda sukai kedalam system tool BartPE ini (tool yang mempunyai interface menarik pun bisa ditambahkan pada bootcd ini). Walaupun sebenarnya anda bisa juga menambahkan tool yang anda kehendaki pada bootcd sebelumnya. Untuk tutorial cara membuat bootcd anda sendiri dengan BartPE ini dan menambahkan tool-tool yang anda kehendaki, mungkin akan dibahas pada posting berikutnya.
Download : Softpedia

Read More